Showing posts with label Roti. Show all posts
Showing posts with label Roti. Show all posts

Sunday, April 11, 2010

Kedai Kopi Sejak 1945 : Phoenam

Kopi adalah gaya hidup, baik di Italia, Vietnam bahkan di Indonesia. Minum kopi sudah ada sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu. Salah satu Kedai Kopi yang masih bertahan sampai sekarang sejak 1945 adalah Kedai Kopi Phoenam. Letaknya di jalan Wahid Hasyim dekat dengan Sabang dan Jalan Jaksa.

Pada waktu itu kontributor Tour Kuliner berangkat kantor kepagian, sehubungan perut perlu diisi untuk mencegah kemungkinan keracunan otak jika tidak sarapan maka sampailah di Phoenam. Selain kopi ternyata di sini tersedia teh tarik, Roti bakar, bubur ayam dan bahkan sop singkong. Jika melihat menunya cukup banyak variasi atas minum dan makanannya. Memang di sini tempat untuk singgah baik di pagi, siang maupun di malam hari. Yang pasti pad pukul 8 pagi saat itu sudah buka.

Saya coba teh tarik dan roti bakarnya. Saya pilih roti dengan isi korned dan telur. Untuk makanan pagi lumayan juga. 
Ternyata benar Kedai Kopi ini sudah berusia cukup lama, terlihat dari foto hitam putih di dinding dan di menu tertulis "Kedai Kopi Phoenam Sejak Tahun 1945". Dengan demikian umurnya sama dengan Indonesia Merdeka.
Jadi kalau pas di Jakarta Pusat coba mampir di Phoenam untuk merasakan kedai kopi yang bertahan  dalam kurun yang lama. Wahh ...

Thursday, December 25, 2008

Makan Kambing Bakar Madu di kawasan Tebet

Kambing Bakar Madu masakan khas Arab Surabaya

Halo sahabat kuliner

Perburuan kali ini kita lanjutkan untuk berburu makanan khas Arab di daerah Tebet, Jakarta Selatan, yaitu di Depot Tanjung. Restoran ini terletak di Jl. Tebet Utara I, bila anda berminat untuk mencarinya maka anda harus pelan-pelan karena bangunannya yang tidak terlalu besar, papan nama yang tidak terlalu mencolok sehingga tidak "eye catching" terlebih di waktu malam hari.



Depot anjung ini dimiliki oleh keluarga berdarah Arab Surabaya, sehingga menu yang menjadi andalan adalah makanan khas Arab, diantaranya masakan kambing, nasi kebuli, dan roti cane. Sedangkan minuman yang menjadi favorit adalah kopi rempah Arab.
Menurut rekomendasi pemiliknya, sop kepala kambing merupakan menu yang paling berani untuk dipilih. Namun karena kami "tidak berani" alias ketakutan akan kolesterol, maka kami belum mencoba menu tersebut. Seluruh harga makanan dan minuman dipampang di dinding restoran maupun di dalam buku menu yang tersedia. Untuk satu porsi sop kepala kambing, dihargai dengan 45 ribu rupiah.
Kami tertarik untuk mencicipi Kambing Bakar Madu yang menjadi salah satu menu favorit di sini dengan harga 32 ribu rupiah per porsi. Agak mahal ya? nanti dulu........ rasakan dulu dahsyatnya, jangan lihat dari nilai nominalnya dulu.
Kambing yang disajikan adalah kambing muda, sehingga sangat empuk dan segar. Kambing tersebut dibakar dan diberi bumbu madu Arab, sehingga aroma madu dan rasanya yang agak manis begitu kentara. Selain itu madu yang ditambah jeruk nipis menjadikan kambing bakar ini tidak amis untuk dinikmati. Rasa kambing madu ini begitu mantabbbbbb! apalagi ditambah dengan sajian sambal kacang dicampur bawang seperti bumbu untuk sate kambing.....wow!dahsyatnya.
Jadikan agenda anda ke restoran ini pada hari Jumat siang, karena pada hari tersebut disediakan menu khas setiap Jumat yaitu Nasi Kebuli. Nasi Kebuli ini adalah nasi khas Arab yang beraroma Kambing dan minyak samin. Untuk beberapa daerah di Indonesia mengenalnya sebagai nasi minyak yang diperkaya juga dengan kismis. Bila anda berminat berburu nasi kebuli, maka anda jangan datang terlalu siang apalagi sore pada hari Jumat, karena menu ini sangat digemari dan selalu habis diserbu oleh pembelinya. Jika anda terlambat, maka anda akan tanggung sendiri akibat untuk tidak kebagian.
Untuk hidangan yang tidak terlalu berat, maka anda dapat memilih Roti Cane di restoran ini. Roti cane ini merupakan roti khas Arab yang mirip dengan roti prata India. Sesuai dengan permintaan pembali, Roti Cane yang disediakan di sini dapat ditambahkan dengan madu Arab yang menjadikan rasanya semakin Oke saja. Dengan 7 ribu rupiah anda sudah mendapatkan roti cane plus madu Arab.
Kenikmatan makanan-makanan di atas tidak lengkap bila anda tidak mencoba kopi rempah Arab. Minuman ini sangat khas, aroma kopi dan rempahnya begitu sedapppp, membuat hangat, segar, tidak ngantuk tetapi sangat relaks. Cocok dinikmati sambil ngobrol dan kongkow-kongkow bersama teman-teman akrab di sini. Murah meriah lho, cuma 3.500 rupiah
Ayo tunggu apalagi untuk mencobanya.
Wassalam
HP

Saturday, August 2, 2008

Roti Prata@ Singapore



Roti Prata

Salam kuliner

Apakah anda pernah makan martabak? tentu sebagian besar dari anda yang berdomisili di Indonesia pernah menikmatinya. Pada bulan Juni 2008, team berwisatakuliner menyempatkan diri berwisata ke negeri Singapura. Di salah satu bagian perjalanan kami ke China Town, kami menemukan menu bernama "Roti Prata" yang sekilas seperti martabak kubang yang dijual di Indonesia.

Roti Prata ini memang bahan-bahannya tak jauh dari martabak telur, tetapi yang membedakan adalah ketika kita gigit, rasanya yang garing dan crunchy, serta kuah curry yang menjadi ciri khasnya. Selain itu aroma dari kambing dan rempah-rempah sangat menyengat. Di China Town Singapura, makanan ini dijual seharga SGD 3 hingga SGD 5 tergantung dari isi tambahan yang bisa kita pilih, seperti daging, sayuran, dll.

Usut punya usut, makanan ini memang bukanlah makanan asli Singapura, melainkan dari India. Tak mengherankan, bila pemburunya kebanyakan adalah orang-orang turunan India. Dengan roti prata ini akan mudah ditemukan di tempat-tempat lain di Singapura yang dihuni banyak masyarakat India.

Bagi anda yang tidak doyan curry, maka rasa dari makanan ini akan terasa aneh dan asing. Bila anda sempat ingin mencobanya, maka cobalah roti prata ini tanpa dicampur dengan Curry-nya terlebih dahulu. Teman saya yang tidak doyan dengan curry, ketika mencobanya nyeletuk, "yakk, makanan apaan sih niii...kok ada orang yang suka makanan ginian". Kami juga tidak mengerti, mengapa ada makanan seperti ini. Inilah yang dinamakan lain lidah, lain seleranya.

Wassalam