Showing posts with label masakan sunda. Show all posts
Showing posts with label masakan sunda. Show all posts

Sunday, April 11, 2010

Masakan Sunda : Sindang Reret

Masakan Sunda sangat khas, ada kandungan sambal, ikan, nasi yang pulen dan lalap. Sangat banyak bertebaran restaurant dan rumah makan dari berbagai segmen tingkat sosial yang menyediakan masakan sunda. Ada yang menggunakan tempat di pinggir desa, di dekat sawah, lesehan atau bahkan sudah sampai ke tempat yang cukup elite. Bahkan bentuknya sampai berupa waralaba dari tingkat yang sederhana sampai cukup besar.

Kontributor kali ini datang ke Sindang Reret di Jalan Wijaya. Ada beberapa tempat lain Sindang Reret yaitu di Ciwidey (45 menit dari kota Bandung kearah selatan berada dikawasan wisata Kawah Putih, pemandian Air panas Cimanggu, Walini, Situ Patenggan dan perkebunan the Ranca Bali.), Surapati (lokasi berada dilingkungan perkantoran dan pusat pemerintahan Jawa Barat dan Gedung sate),  Cikole (di kawasan wisata Bandung Utara Gunung Tangkuban Perahu, berdekatan dengan wisata Kuda Kavaleri,). Sumber : http://sindangreret.blogspot.com

 Di restauran masakan Sunda yang saya sangat senang adalah suasana dan makannya. Kebetulan saya hidup di daerah jawa barat selama 16 tahun di sukabumi dan bandung. Dengan demikian lidah saya tidak asing akan makanan sunda.Kedatangan saya ke sindang reret adalah dalam rangka reuni teman kuliah yang selama 4-6 tahun bersama di kota Bandung. Jadi selain reuni dalam suasana tataran sunda juga ada ruang untuk bisa ngobrol sehingga suasana reuni sungguh pas.
Makan nasi pulen, dengan pisang goreng sebagai pembuka, ada ikan goreng yang renyah, plus lalapan dan sambal yang khas sunda wahh bisa membuat ketagihan. Memang kita yang pernah merasakan tataran sunda akan selalu rindu untuk makan khas sunda.

Saturday, February 7, 2009

Makanan Khas Bogor di Dewi Sri

Allo Rekan TourKuliner,

Kali ini kita ke daerah Bogor. Tentu Anda tahu di Bogor terkenal dengan Masakan Sunda dan Asinan Bogornya. Nah ada satu tempat yang pas di mana aura masakan Bogor jadi satu.

Adanya di Kantin Dewi Sri. Kantin Dewi Sri mudah mencarinya, terletak di Jalan Pajajaran Bogor, di sebelah kiri jalan dari arah Tajur ke arah Terminal Baranangsiang. Kantin tersebut 2 tingkat terletak di pertokoan yang menyediakan parkir yang mencukupi.

Saya baca dari satu tulisan, Dewi Sri adalah nama yang sangat dikenal orang Bogor, dipercaya sebagai putri Prabu Siliwangi, Raja Pajajaran yang ibukotanya di Bogor. Bahkan dalam mitologi Dewi Sri dianggap sebagai Dewi Padi. Makanya pas penamaan kantin ini yang bisa mewakili masakan sunda khas Bogor.

Pada saat saya makan di Kantin Dewi Sri, saya tertumbuk pada makanan kesukaan saya yaitu jengkol. Ternyata di sini tersedia masakan sunda dengan variasi lauk pauk dan sayurannya, diantaranya ayam goreng, empal, tahu, telor, jengkol, sambal dan tentunya lalapan. Pilihannya cukup banyak. Pada saat saya merasakan ayam dan jengkol nya wah memang sesuai selera saya. Saya berpikir untuk suatu waktu jika ke Bogor harus balik ke tempat ini mencobanya lagi.

Sudah menjadi rahasia umum kalau datang ke Bogor, salah satu oleh-olehnya adalah asinan. Untuk referensi asinan sering disebut Asinan Dewi Sri yang dekat Terminal Baranangsiang. Memang Kantin Dewi Sri awalnya terletak di Baranangsiang, tetapi saat ini tinggal asinan saja yang tersedia di dekat Terminal Baranangsiang. Kantin Dewi Sri telah berpindah ke jalan pajajaran ini.

Di Kantin Dewi ini tentunya tersedia asinan tersebut, baik itu asinan sayur dan buah.

Saya dan beberapa teman yang pernah merasakan asinan Dewi Sri menggambarkan asinan ini enak, bumbunya nampol banget!! Tidak ada duanya, apalagi buahnya tiap hari ganti. Rasanya enak, seger, pedes, dan maknyuzzzz.

Jadi jangan lupa kalau ke Bogor mampir ke Kantin Dewi Sri dan beli asinannya.

Salam