Showing posts with label Gado-gado. Show all posts
Showing posts with label Gado-gado. Show all posts

Thursday, December 25, 2008

Nikmatnya Gado-gado Ibu Hj. Bambang

Gado-gado Ibu Hj. Bambang




Sahabat Kuliner,

Kali ini kita berkesempatan untuk mencoba nikmatnya gado-gado ibu Hj. Bambang di kawasan Bendungan Hilir. Warung ibu Bambang yang kami kunjungi ini berlokasi di sebuah gang yang menghubungkan jalan Bendungan Hilir raya dengan jalan Bendungan Jatiluhur, yang tak jauh dari pintu belakang kompleks Gedung BRI Sudirman.

Tempat makan gado-gado ini dipenuhi pengunjungnya pada saat menjelang waktu makan siang, karena letaknya tak jauh dari daerah kawasan bisnis Sudirman. Tetapi tidak sedikit pula para pelanggan yang datang dari tempat yang jauh untuk mampir dan menikmati gago-gado ibu ini, karena warung gado-gado ini cukup berkesan bagi para pelanggannya.

Karena begitu ramainya warung ini pada era tahun 2000-an hingga sekarang, maka dalam gang yang sama, Ibu Bambang telah membuka 2 outlet dengan jarak satu dengan yang lain kurang lebih hanya bertaut sekitar 15 meter. Selain itu pula, Gado-gado Ibu Hj. Bambang memiliki cabang lain di lantai dasar Pasar Bendungan Hilir yang tak jauh letaknya dari outlet-outlet yang lain.

Bagi para pecinta makanan vegetarian, gado-gado ibu Bambang ini patut anda coba walaupun bagi sebagian orang terasa agak mahal. Gado-gado yang dilengkapi dengan lontong atau nasi harus didapatkan dengan 12 ribu hingga 15 ribu rupiah per porsinya. Selain berisi sayuran-sayuran seperti kangkung yang telah dimasak, timun, kacang panjang, dilengkapi juga tahu serta telur (cuma setengah) dan tak lupa juga krupuk dan emping. Tetapi sahabat kuliner, yang membuat gado-gado ini terasa mantap adalah ulekan sambal kacangnya bu bambang lho. Kalau anda tak kuat pedas, anda harus pesan sebelumnya.....TIDAK PEDAS ya Bu....! Soalnya kalau kita pesan "jangan terlalu pedas", tetapi ternyata......pedasnya bow.....bukan main, membuat kita banjir keringat dan perut panas deh hehehe. Kita jadi berpikir, bagaimana kalau kita pesan "pedas" nih.....huaaaaa.

Bagi anda para sahabat kuliner yang menderita asam urat, perlu diwaspadai karena gado-gado ini memiliki potensi untuk meningkatkan asam urat lho......Wah gawat juga ya, tak terpikirkan bahwa sayuran sebagai makanan sehat dapat juga menimbulkan penyakit yang membahayakan. Jadi bagi anda yang penderita asam urat, maupun anda yang tidak suka sayuran tidak perlu khawatir karena Warung Ibu Hj. Bambang juga menyediakan menu lain, yaitu menu nasi rames prasmanan yang anda dapat pilih sendiri, maupun menu soto Banjar yang aduhai enaknya.....

Coba Lihat saja Irwan teman saya ini, yang begitu asoy geboynya melahap gado-gado ini. Konon kabarnya, teman saya yang satu ini beserta keluarganya di Bandung sangat suka dengan Gado-gado ini. Apa alasan mereka?.....pas rasanya...

Mau coba nikmatnya Gado-gado Ibu Hj. Bambang? datang sendiri aja deh....


Wasalam
HP

Tuesday, October 28, 2008

Salah Satu Gado-gado Pilihan : Gado-gado Benhil samping Mesjid Al Falah

Banyak yang sudah mengenal gado-gado. Makanan yang cukup murah dan merakyat. Dari mulai di emper sampai di restaurant yang mahal yang menyediakan makanan Indonesia kemungkinan besar tersedia gado-gado selain nasi goreng.

Berikut penjelasan yang di-dapat dari wikipedia perihal gado-gado :

"Gado-gado adalah salah satu makanan yang berasal dari Indonesia yang berupa sayur-sayuran yang direbus dan dicampur jadi satu, dengan bumbu atau saus dari kacang tanah yang dihaluskan disertai irisan telur dan di atasnya ditaburkan bawang goreng. Sedikit emping goreng atau kerupuk (ada juga yang memakai kerupuk udang) juga ditambahkan.

Gado-gado dapat dimakan begitu saja seperti salad dengan bumbu/saus kacang, tapi juga dapat dimakan beserta nasi putih atau terkadang juga disajikan dengan lontong"

Salah satu pilihan gado-gado Tour Kuliner kali ini direkomendasaikan oleh rekan Dedi S, sang pengemar gado-gado.

Gado-gado merupakan makanan cukup merakyat berarti dari beberapa segi diterima banyak kalangan yaitu soal rasa, murah, mudah diperoleh, cepat penyajian, mudah penyajian dan bahan mentahnya mudah diperoleh di Indonesia. Dedi selama mencari gado-gado yang mempunyai nilai lebih dari berbagai macam segi telah mencoba beberapa tempat penjual gado-gado. Setelah bertahun-tahun merasakan berbagai penjual gado-gado, akhirnya menemukan gado-gado yang sampai sekarang sering menjadi langganannya yaitu gado-gado di benhil (Bendungan Hilir - Jakarta dekat semanggi) gang sebelah Mesjid Al Falah. Sayangnya nama ibu penjual nya belum sempat ditanyakan. Mungkin karena kepincut rasa sampai lupa menanyakan nama pembelinya.

Perbedaan gado-gado di sini yaitu selain rasa yang membedakan yaitu wanginya. Entah wangi ini didapat dari bahan yang mana. Dari cerita rekan Dedi yang hobi makan gado-gado ini, gado-gado di tempat tersebut tetap menjadi pilihan pertama, paling tidak untuk dirinya.

Wow kalau sedang makan gado-gado yang enak sering lupa sama teman ya..apalagi sama fotografer nya. Cuek..atau memang konsentrasi karena gado-gado itu terasa...hmmmm wuiiiii..bagi dong....

Salam Tour Kuliner

IBP