Showing posts with label politik. Show all posts
Showing posts with label politik. Show all posts

Tuesday, October 18, 2011

Kabinet Indonesia Bersatu II pasca-reshuffle 18 Oktober 2011

KIB II pasca-reshuffle:

Menteri Koordinator dan Menteri 
  1. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan: Marsekal TNI Purn Djoko Suyanto
  2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Hatta Rajasa
  3. Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat: Agung Laksono
  4. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi
  5. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi
  6. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa
  7. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro
  8. Menteri Hukum dan HAM: Amir Sjamsuddin (sebelumnya Patrialis Akbar)
  9. Menteri Keuangan: Agus Martowardjojo
  10. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Jero Wacik (sebelumnya Darwin Zahedy Saleh)
  11. Menteri Perindustrian: MS Hidayat
  12. Menteri Perdagangan: Gita Wirjawan (sebelumnya Mari Elka Pangestu)
  13. Menteri Pertanian: Suswono
  14. Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan
  15. Menteri Perhubungan: EE Mangindaan (sebelumnya Freddy Numberi)
  16. Menteri Kelautan dan Perikanan: Tjitjip Sutardjo (sebelumnya Fadel Muhammad)
  17. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar
  18. Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto
  19. Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Sedyaningsih
  20. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: M Nuh
  21. Menteri Sosial: Salim Segaf Aljufrie
  22. Menteri Agama: Suryadharma Ali
  23. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Mari Elka Pangestu (sebelumnya Jero Wacik)
  24. Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring
  25. Menneg Riset dan Teknologi: Gusti Mohammad Hatta (sebelumnya Suharna Surapranata)
  26. Menteri Negara Urusan Koperasi dan UKM: Syarifudin Hasan
  27. Menneg Lingkungan Hidup: Beerth Kambuaya (sebelumnya Gusti Moh Hatta)
  28. Menneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Agum Gumelar
  29. Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Azwar Abubakar (sebelumnya EE Mangindaan)
  30. Menneg Pembangunan Daerah Tertinggal: Helmy Faisal Zaini
  31. Menneg PPN/Kepala Bappenas: Armida Alisjahbana
  32. Menneg BUMN: Dahlan Iskan (sebelumnya Mustafa Abubakar)
  33. Menneg Perumahan Rakyat: Djan Faridz (sebelumnya Suharso Manoarfa)
  34. Menneg Pemuda dan Olahraga: Andi Mallarangeng
Pejabat Negara:
  1. Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto
  2. Kepala BIN (Badan Intelijen Negara): Letjen TNI Marciano Norman (sebelumnya Jenderal Pol Purn Sutanto)
  3. Kepala BKPM  Gita Wiryawan
 Wakil Menteri
  1. Wakil Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin
  2. Wakil Menteri Perindustrian: Alex Retraubun
  3. Wakil Menteri Perhubungan: Bambang Susantono
  4. Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional: Lukita Dinarsyah Tuwo
  5. Wakil Menteri Keuangan: Anny Ratnawati
  6. Wakil Menteri Pekerjaan Umum: Hermanto Dardak
  7. Wakil Menteri Pertanian: Rusman Heriawan.
  8. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan: Wiendu Nuryanti
  9. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan: Musliar Kasim
  10. Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Eko Prasodjo
  11. Wakil Menteri Keuangan: Mahendra Siregar (sebelumnya sebagai Wakil Menteri Perdagangan)
  12. Wakil Menteri Perdagangan: Bayu Krisnamurthi (sebelumnya sebagai Wakil Menteri Pertanian)
  13. Wakil Menteri BUMN: Mahmuddin Yasin (sebelumnya sebagai Sekretaris Kementerian BUMN)
  14. Wakil Menteri Kesehatan Ali Gufron
  15. Wakil Menteri Luar Negeri Wardana
  16. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Sapta Nirwandar
  17. Wakil Menteri ESDM: Widjajono Partowidagdo
  18. Wakil Menteri Agama: Nasaruddin Umar
  19. Wakil Menteri Hukum dan HAM: Denny Indrayana
* Kepala BKPM baru belum diumumkan untuk menggantikan Gita Wiryawan yang diangkat menjadi Menteri Pedangangan

Sunday, May 16, 2010

Inagurasi Obama 20 Januari 2009

Luar biasa lebih dari 2 juta orang hadir langsung dalam acara inagurasi/pelantikan Barack Obama menjadi Presiden Amerika Serikat yang ke 44. Pada saat catatan ini ditulis , secara bergantian saya melihat siaran TV langsung dari CNN, CNBC, Al Jazeera dan lain-lain. Perarakan dan sambutan saksi sejarah jutaan hadirin dimulai saat rombongan Obama naik limousine dari White House menuju tempat inagurasi. Tampak sambutan membahana terdengar secara histeris tertangkap mikropon audio televisi.

Dilihat dari atensi dan kepentingan sebenarnya baik yg hadir langsung maupun penonton televisi seluruh dunia yang mencpai miliaran manusia beragam. Ada beberapa kesamaan yg dapat dikaji dari bergam sudut pandang tersebut dengan pelantikan yaitu :

1. Ada harapan terhadap kepemimpinan Obama yang terpilih secara demokratis dari keturunan afro-amerikan. Obama adalah harapan yang memberikan motivasi bahwa dalam masa krisis finansial dunia yang dimulai dari amerika, diperkirakan masa menantang setelah krisis tahun 30-an, bahwa banyak pihak berharap kepemimpinan ini membawa energi yang cukup menuju perbaikan dan recovery menuju tatanan ekonomi, politik dan kerja sama yang lebih baik.

2. Obama memilih team terbaik dari yang terbaik, bahkan pesaing dalam konvensi partai demokrat Hillary Clinton diminta untuk menjadi menteri luar negeri. Beberapa orang yang menjadi team nya dianataranya orang terkaya dari bidang investasi Warren Buffet, mantan Gubernur Federal Reserve (Bank Sentralnya Amerika) Vokler, peminpin Google Erichs smitch, mantan presiden Bill Clinton dan beberapa orang yang diminta langsung Obama untuk berdiskusi dan memberikan advis. Bahkan untuk tangan kanan atau para menteri dipilih orang-orang terbaik seperti pemilihan Menlu Hillary Clinton, Menristek adalah pemenang Nobel keturunan Asia dan lain sebagianya.

3. Obama dilahirkan dan berproses dan bahkan dipilih untuk kapasitas sebagai presiden. Saya masih ingat beberapa hal yang menjadi nilai lebih Obama terpilih diantaranya :
a. Ayah Ibu Obama meskipun dari dua benua berbeda, Ann Durham ibunya dari Amerika dan Obama Sr dari Afrika berpendidikan tinggi yaitu PhD atau S3-doktoral. Dengan demikian suatu kewajaran kepintaran tersebut mengalir pada Obama, bahkan Obama meraih prestasi summa cum laude pada saat meraih gelar doktornya.
b. Obama besar dan mengalami kehidupan dalam lingkungan bervariasi, dari mulai di Hawai, Indonesia sebagai negara berkembang, di Amerika negara berkembang di kota-kota yang bervariasi seperi Chicago, Illinois. Dengan variasi lingkungan kehidupan tersebut, Obama mempunyai sudut pandang yang lebih luas dan diharapkan bisa lebih bijak.
c. Obama berpengalaman dalam kehidupan rakyat banyak apda saat menjadi sukarelawan kegiatan sosial, sehingga mempunyai kepekaan dalam menampung aspirasi masyarakat banyak.
d. Kemampuan orasinya dapat doajungkan dua jempol. Kemampuan orasinya telah diasah sejak lama, mulai saat menjadi sukarelawan, kandidat senator illionis, konvensi partai demokrat, sampai pada saat proses pemilihan presiden AS. Suatu hal yang sudah diperkirakan atau suatau keberuntungan pada saat konvensiPartai demokrat untuk memilih calon presiden tahun 2004, John Kerry melihat kemampuan Obama termasuk keandalannya dalam ber-orasi. Mengapa orasi penting ? Orasi adalah salah satu alat vital dalam menyampaikan visi, misi dan gamabran tentang banyak hal yang ingin dicapai.
e. Obama memilih orang terbaik tidak peduli mantan lawan atau temannya yang penting mau diajak bekerjasama dan memang ahli di bidangnya.
f. Obama dapat memadukan segala hal dalam mencapai tujuan termasuk bekerjasama dengan orang terbaik, menggunakan tools yang terbaik, menyampaiakn dengan cara yang terbaik dan bersikap dengan posisioning terbaik untuk kepentingan yang lebih tinggi

Dengan beberapa alasan tersebut cukup rasional dan memang sewajarnya Obama terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat ke -44 yang akan memerintah Amerika Serikat negara adidaya selama emapt tahun sampai 20 Januari 2013.

4. Obama yang diterima banyak pihak, melakukan banyak hal dari hati dan sepenuhnya, dengan demikian diharapkan kerjasama dengan banyak pihak di negara AS maupun pemimpin seluruh dunia dari hati juga. Harapan untuk dunia sangat besar akan hal ini.

5. Harapan banyak pihak tersebut yang diamanahkan ke barack Obama secara langsung atau tidak langsung dapat terelalisasikan setelah Obama bekerja dan melaksanakan keputusan-keputusan penting dan bijak dalam masa apemerintahannya.

Sebagai langkah awal, apresiasi yang tinggi perlu diberikan kepada Obama. Semoga harapan tersebut terealisasikan dan didukung banyak pihak bukan hanya segala lapisan dan masyarakat Amerika, namun segala lapisan dan amsrakat dunia menuju tatanan dunia yang lebih baik, tanpa membeda-bedakan agama, suku bangsa, ras dan golongan tetapi lebih ke arah tatanan umat manusia yang lebih bermatabat, saling menghargai, saling bersosialisasi menuju cita-cita bersama semua. Semoga….

IBP 20 Januari 2009, 23.59 WIB, satu menit sebelum puncak inagurasi.